Kurikulum Merdeka Belajar Resmi Diterapkan di 200 Sekolah di Maluku Utara
Sebanyak 200 satuan pendidikan di Provinsi Maluku Utara resmi menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar mulai tahun ajaran 2024/2025.
Kurikulum Merdeja Belajar memberikan keleluasaan bagi guru untuk mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing.
Dinas Pendidikan telah menyelenggarakan pelatihan bagi 1.500 guru penggerak dan kepala sekolah di seluruh kabupaten/kota untuk memastikan kesiapan implementasi.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Ir. Muhammad Taufik, menegaskan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau efektivitas penerapan kurikulum ini.
Sekolah-sekolah di wilayah kepulauan seperti Morotai, Pulau Sula, dan Obi juga telah menerima bantuan perangkat pembelajaran digital untuk mendukung kurikulum baru.
Berita Terkait
LHKPN Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara
Untuk LHKPN Tahun 2023 dan 2024 bisa dilihat disini
Peresmian Perpustakaan Digital Dinas Pendidikan Maluku Utara
Guru Honorer di Maluku Utara Terima Bantuan Subsidi Gaji dari Pemprov